Berita 03 June 2026 3 dibaca

Hadiri QS EduData Summit 2026 di Singapura, Unismuh Makassar Perkuat Langkah Menuju Kampus Berdaya Saing Global

Hadiri QS EduData Summit 2026 di Singapura, Unismuh Makassar Perkuat Langkah Menuju Kampus Berdaya Saing Global

Universitas Muhammadiyah Makassar terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan daya saing di tingkat internasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam QS EduData Summit 2026 yang berlangsung di Marina Bay Sands, Singapura, pada 3–4 Juni 2026.

Forum internasional yang diselenggarakan oleh QS Quacquarelli Symonds ini mengangkat tema Build Your Playbook for Data-Driven Success. Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi para pimpinan perguruan tinggi, pakar teknologi, analis data, serta pemangku kebijakan pendidikan tinggi dari berbagai negara untuk membahas strategi pengembangan institusi berbasis data.

Dalam pelaksanaannya, summit ini menyoroti berbagai isu penting, mulai dari transformasi digital perguruan tinggi, pemanfaatan kecerdasan buatan, penguatan sistem data kelembagaan, hingga strategi peningkatan reputasi dan daya saing kampus di tingkat global. Kehadiran para peserta dari berbagai negara juga membuka peluang pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan tinggi modern.

Berdasarkan data penyelenggara, kegiatan tersebut diikuti oleh 287 delegasi yang mewakili 142 institusi dan organisasi internasional. Dari Indonesia, terdapat 11 perguruan tinggi yang turut berpartisipasi, termasuk Unismuh Makassar bersama sejumlah universitas terkemuka lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Unismuh Makassar diwakili oleh Ketua Unismuh Global Excellence Center (UGEC), Prof. Hartono Bancong, dan Ketua Divisi Pemeringkatan dan Daya Saing, Ardiana. Keikutsertaan delegasi Unismuh menjadi bagian dari langkah strategis kampus dalam memperkuat tata kelola institusi, meningkatkan kualitas akademik, serta memperluas jejaring kerja sama internasional.

Partisipasi dalam QS EduData Summit 2026 juga selaras dengan berbagai program yang tengah dikembangkan melalui UGEC, khususnya dalam penguatan sistem data institusi, peningkatan publikasi ilmiah bereputasi, pengembangan kerja sama global, dan penyusunan strategi pemeringkatan yang lebih terarah serta berbasis indikator yang terukur.

Di sela-sela kegiatan, Prof. Hartono Bancong melakukan pertemuan dengan Regional Partnership Director ASEAN QS Quacquarelli Symonds, E Way Chong. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan menjajaki peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam bidang pengelolaan data, pemeringkatan internasional, dan pengembangan kemitraan akademik lintas negara.

Prof. Hartono menyampaikan bahwa penguatan reputasi perguruan tinggi memerlukan proses yang berkelanjutan dan didukung oleh berbagai aspek, mulai dari tata kelola yang baik, kualitas publikasi ilmiah, hingga jejaring kolaborasi internasional yang produktif.

"Keikutsertaan dalam QS EduData Summit 2026 menjadi kesempatan berharga bagi Unismuh Makassar untuk mempelajari berbagai praktik terbaik dari perguruan tinggi dunia. Pengembangan reputasi internasional harus dibangun melalui data yang kuat, strategi yang terencana, serta kolaborasi yang berkelanjutan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah universitas tidak hanya diukur dari capaian pemeringkatan, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, kontribusi riset bagi masyarakat, serta kemampuan institusi dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Melalui partisipasi pada forum ini, Unismuh Makassar berharap dapat memperkaya wawasan dan memperkuat peta jalan internasionalisasi kampus. Fokus pengembangan tersebut mencakup penguatan institutional research, peningkatan publikasi ilmiah bereputasi, pengembangan sistem informasi akademik, perluasan mobilitas akademik internasional, serta peningkatan kinerja pada berbagai indikator pemeringkatan global.

Bagikan: Facebook Twitter WhatsApp
Tanya AI